Minggu, 20 Mei 2012

Mili iPhone Projector

Kepopuleran iPhone tak bisa dipungkiri. Saking populernya, banyak produsen perangkat lain yang coba-coba mengintegrasikan berbagai produk tambahan untuk dapat digabungkan dengan perangkat besutan Apple ini.




Salah satunya adalah Mili iPhone Projector. Perangkat tambahan ini mampu mengubah iPhone menjadi sebuah ‘bioskop’ kecil. Dengan memproyeksikan layar iPhone ke permukaan datar, Anda bisa merubah pertunjukan video mobile menjadi layaknya home theater.

Model fisiknya cukup menarik, dengan desain flip/clamsell yang mampu di buka tutup dengan menyediakan dudukan/stand iPhone dan LED converse yang mampu membuat tampilan iPhone menjadi seluas diagonal hingga 70 inci.

Untuk sementara ini produk tersebut hanya tersedia di beberapa gerai aksesoris for iphone, baik itu retail resmi atau agen penjualan produk pendukung apple. Dengan harga sekitar US$ 300, belum dipastikan apakah produk ini bakal masuk Indonesia.

Feature :
•    Hi-Res LED Video projector docks with your iPhone/iPod Touch to show videos and movies
•    Project a screen up to 70 inches in a dark room
•    Built in speaker boosts the volume of your iPhone
•    Easy to use, simply turn on the MiLi, dock your phone and start playing video
•    Charges your iPhone from the built in battery while projecting
•    Connect to a laptop via VGA, or to any composite video source
•    Includes: 100-240V AC Wall adapter for charging, VGA Video Cable, Composite Video Cable, IR Remote

Product Specifications :
•    Li-Pol Battery:11.1V/1200mAh
•    Input:14V-2A(Max.)
•    Output: 5V-1A(Max.)
•    Projection Screen Size:5-70inches
•    Resolution:640x480 pixels(VGA)
•    Contrast:100:1
•    Brightness:10 Lumens
•    Projection System: LCOS RGB
•    LED Lifetime: 20000 hours
•    Projection Source: iPhone,iPod,MP4,DVD,STB and Laptop etc.
•    Dimensions:148(L) 70(D) 41(T)mm

sumber:http://www.tabloidpulsa.co.id/gadget/1362-mili-iphone-projector

teknik audio video

Dalam jurusan audio video yg berada diSMKN 1 SIDOARJO ini,kami selaku siswa dituntut untuk bisa melakukan yg berhubungan dengan jurusan kami.
seperti:menginstal alat" elektro,merawat,memperbaiki,dan masih banyak lagi.
dijurusan ini kami tidak hanya diajarkan materi" saja tp kami juga diajarkan untuk langsung praktik jadi kami lebih paham.

Dijurusan ini kami dituntut untuk selalu cekatan,terampil,mempunyai inisiatif tinggi untuk dibidang Elektronika khususnya audio video.

Fasilitas yang ada di bengkel audio video:
  1. speaker aktif
  2. kipas
  3. 2 set komputer
  4. tv
  5. alat-alat elektronika
  6. dll

Kamis, 17 Mei 2012

Mencegah Inisiasi Merokok di Usia Belia

Meningkatnya perilaku merokok di kalangan anak dan remaja, tentunya perlu mendapatkan perhatian kita. Sejatinya, Pemerintah sudah memiliki alat untuk melindungi generasi muda dari bahaya merokok ini. Yakni, melalui produk Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pengamanan Produk Tembakau Sebagai Zat Adiktif bagi Kesehatan, atau dikenal dengan RPP Tembakau.

Sayangnya, belum lagi RPP tersebut disahkan, muncul berbagai praduga yang keliru terhadap niat di balik pembuatan RPP ini. Hal ini, bermula dari ketidaktahuan atau belum adanya pemahaman isi esensial dari RPP Tembakau.
RPP Tembakau sesungguhnya merupakan turunan dari UU No.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, khususnya pasal 113 dan 116, sekaligus penyempurnaan Peraturan Pemerintah (PP) No.19 Tahun 2003 tentang Pengamanan Rokok bagi Kesehatan.
Pasal 113, mengatur penggunaan bahan yang mengandung zat adiktif diarahkan agar tidak mengganggu dan membahayakan kesehatan perorangan, keluarga, masyarakat, dan lingkungan.

Adapun zat adiktif yang dimaksud itu adalah meliputi tembakau, produk yang mengandung tembakau, padat, cairan, dan gas yang bersifat adiktif (bersifat kecanduan atau menimbulkan ketergantungan pada pemakai), yang penggunaannya dapat menimbulkan kerugian bagi dirinya maupun masyarakat sekelilingnya. Lalu, pasal 116 mengamanahkan bahwa ketentuan lebih lanjut mengenai pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah.



RPP Tembakau tidak melarang orang untuk menanam tembakau, tidak pula melarang orang untuk merokok, namun mengatur supaya tidak menimbulkan kerugian bagi anak-anak dan generasi muda, serta tidak merugikan kesehatan orang lain yang tidak merokok. Caranya dengan mengendalikan penyebaran perokok, rokok dan produk tembakau lainnya.
"Pemerintah dalam posisi melakukan pengendalian, seperti aturan di mana seseorang boleh merokok dan tidak, serta mengatur agar perempuan, ibu hamil, anak-anak tidak terkena dampak buruk dari orang yang merokok,” kata Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih.

Sebagai contoh, RPP Tembakau menegaskan bahwa Pemerintah Daerah harus menetapkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di fasilitas kesehatan, tempat belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja, dan tempat-tempat umum lainnya yang ditetapkan. Dengan begitu, mulai dari anak-anak, ibu hamil maupun masyarakat umum yang beraktivitas di tempat-tempat tersebut terbebas dari paparan bahaya asap rokok, termasuk iklan rokok.
Untuk mengendalikan penyebaran produk rokok, jumlah batang rokok per bungkusnya juga bakal dibatasi biar harganya naik. Karena, bukan rahasia kalau harga rokok di Indonesia merupakan salah satu yang paling murah di dunia. Harganya cukup terjangkau dengan uang jajan anak-anak dan mendapatkannya juga mudah.

RPP Tembakau ini juga mengusung aturan yang mewajibkan produsen rokok mencantumkan peringatan kesehatan tidak hanya berupa tulisan, tapi juga berupa gambar pada bungkus rokoknya. Menariknya lagi, RPP juga mengatur larangan mencantumkan keterangan atau tanda apapun yang menyesatkan. Misalnya, kata-kata bersifat promotif seperti Light, Mild, Low Tar, Special, Full Flavor, Premium dan lain-lain yang mengindikasikan kualitas, rasa aman, pencitraan, kepribadian dan sebagainya.

Intinya, upaya-upaya promotif yang bisa menginisiasi perokok pemula di kalangan anak dan remaja harus dikendalikan. Bagaimana pun anak-anak merupakan generasi penerus yang kelak akan menerima tongkat estafet bangsa ini ke depan. Ketika menyangkut nasib bangsa, tentunya kita tidak boleh terus berdiam diri melihat anak-anak kita terpapar rokok dan asap rokok. (ADV)
(Kemenkes//mbs

sumber:http://news.okezone.com/read/2012/05/16/542/630442/mencegah-inisiasi-merokok-di-usia-belia

Penjelasan Terkait Perilaku Berjalan Sambil Tidur

Satu dari tiga orang di Amerika Serikat melakukan berjalan sambil tidur selama hidup mereka, menurut sebuah penelitian di AS terkait depresi berat dan gangguan tidur lainnya. Sebuah survei terhadap 16.000 orang dewasa di 15 negara, sekitar 29 persen peserta merupakan sleepwalked setidaknya sekali dalam hidup mereka, dan tiga persen melakukannya antara setahun sekali dan sekali sebulan, dan satu persen melakukannya dua kali per bulan.

"Kami tidak tahu apa yang menjadi prevalensi tidur sambil berjalan sebagai gangguan pada populasi umum, dan itu masalah besar, "kata Maurice Ohayon, direktur Sleep Stanford Epidemiologi Research Center di California, dalam jurnal Neurology. Penelitian sebelumnya berdasarkan pada studi yang dilakukan di laboratorium, tapi Ohayon ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi di rumah-rumah masyarakat.
Survei ini menanyakan tentang gaya hidup dan kebiasaan tidur mereka, kesehatan secara keseluruhan, mental atau jenis gangguan lainnya, termasuk tidur sambil berjalan. Ditemukan bahwa orang-orang tertentu lebih mungkin untuk berjalan dalam tidur, termasuk dengan apnea tidur atau insomnia, peminum berat dan orang yang memakai obat tidur.
Peserta antidepresan yang dikenal sebagai selective serotonin reuptake inhibitor memiliki risiko lebih tinggi untuk tidur sambil berjalan, tetapi kondisi tersebut dapat diobati. Kedua depresi berat dan OCD juga terkait dengan tidur sambil berjalan. Tim Ohayon melaporkan bahwa hampir sepertiga dari berjalan sambil tidur mengatakan mereka memiliki riwayat keluarga tidur sambil berjalan.
"Aku tidak terlalu terkejut dengan hasilnya," kata Timothy Young, seorang ahli saraf dan tidur spesialis kedokteran dengan Sistem Klinik Kesehatan Mayo di Eau Claire, Wisconsin. Young mengatakan tidur sambil berjalan dianggap umum selama masa kanak-kanak, dan akan menghilang seiring bertambahnya usia. Menurutnya, tidur sambil berjalan mencakup spektrum tindakan dari mengigau.

sumber:http://pengajarplus.com/berita-pendidikan/1515-penjelasan-terkait-perilaku-berjalan-sambil-tidur.html

Genius WideCam 1050, WebCam HD Pertama dengan Lensa Paling Lebar

Sebuah webcam besutan Genius yang diklaim sebagai generasi terkini telah hadir. Dengan menyandang nama sebagai Genius WideCam 1050, perangkat ini hadir untuk meningkatkan pengamalan penggunanya, baik untuk chatting dengan teman maupun untuk video confrence dengan mitra kerja.
Dibekali dengan lensa yang sangat lebar dan dapat diputar hingga 120 derajat, webcam ini dapat memudahkan untuk melihat rekan kerja/keluarga ketika pengguna sedang chatting.


Walhasil dengan menggunakan WideCam 1050, pengguna pun tak perlu berkumpul dalam satu meja yang sempit di tengah-tengah bersama dengan rekan-rekan kerja ketika melakukan video confrence. Semua akan terlihat dengan jelas.
Untuk Video conference, WideCam 1050 memiliki high sensitive microphone sehingga Anda dapat dengan bebas berbicara, kualitas gambar yang dihasilkan pun diklaim lebih jernih.
Sayang, dari informasi yang diterima PULSAonline tak disebutkan berapa harga dari perangkat ini. (Ozi)

sumber:http://www.tabloidpulsa.co.id/gadget/3466-genius-widecam-1050-webcam-hd-pertama-dengan-lensa-paling-lebar